pemahaman tinggi terhadap wawasan nusantara dapat menghasilkan sikap
Dengankata lain, Wawasan Nusantara menjadi pola yang mendasari cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam rangka menghadapi berbagai masalah yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara. Penerapan Wawasan Nusantara selalu berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara utuh dan menyeluruh.
Nasionalismeyang tinggi di segala bidang kehidupan demi tercapainya tujuan nasional tersebut merupakan pancaran dari makin meningkatnya rasa, paham, dan semangat kebangsaan dalam jiwa bangsa Indonesia sebagai hasil pemahaman dan penghayatan wawasan nusantara. 2.1.5 Latar Belakang Filosofi Wawasan Nusantara A. Pemikiran berdasarkan Falsafah
Apa itu Wawasan Nusantara? – Wawasan Nusantara adalah mandu pandang terhadap bangsa dengan intensi menjaga persatuan dan kesatuan, yang diwujudkan dengan mengutamakan kepentingan kewarganegaraan dibanding kemustajaban pribadi, kelompok alias golongan tertentu. Wawasan Nusantara seorang digunakan andai pedoman, cemeti, dorongan, dan rambu-rambu north domestik menentukan kebijaksanaan, keputusan, tindakan dalam pengelolaan negara di tingkat pusat dan kewedanan maupun bagi seluruh rakyat Indonesia internal roh bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Simak penjelasan bertambah lengkapnya akan halnya wawasan nusantara berikut ini Pengertian Wawasan Nusantara Pengertian Wawasan Nusantara Menurut Para Pakar 1. Prof. Wan Usman 2. Munadjat Danusaputro, 1981 3. Sumarsono, 2002 iv. Samsul Wahidin, 2010 5. One thousand. Panggabean, 1979 6. Sabarti Akhadiah MK, 1997 7. Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi, 2007 Kemustajaban Wawasan Nusantara Asas Wawasan Nusantara one. Asas Solidaritas 2. Asas Kejujuran 3. Asas Kesamaan Intensi 4. Asas Keadilan v. Asas Kerja sama Implementasi Wawasan Nusantara 1. Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan 2. Implementasi di Parasan Strategi 3. Implementasi di Bidang Ekonomi 4. Implementasi di Parasan Sosial Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara di Era Modern 1. Jalan Pesat Teknologi 2. Kapitalisme three. Pemberdayaan Masyarakat Buku Terkait Wawasan Nusantara Kategori Ilmu bisnis Materi Terkait Signifikansi Wawasan Nusantara Pengertian wawasan nusantara secara etimologi berasal semenjak bahasa Jawa wawas nan berarti rukyat, nusa nan berarti kesatuan kepulauan dan antara yang bermakna dua samudera. Jadi signifikasi secara awam berasal Wawasan nusantara adalah pendirian pandang maupun cara melihat kesatuan kepulauan yang terletak diantara Asia dan Australia juga dua samudera Hindia dan Pasifik. Bersendikan TAP MPR tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia, mengenai asli diri dan mileu yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta keesaan wilayah demi tercapainya tujuan nasional. Sementara pengertian Wawasan Nusantara menurut manuskrip ketetapan MPR tahun 1999 menyatakan “Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa mengenai diri dan mileu yang serba beraneka ragam dan bernilai diplomatis dengan mengutamakan persatuan dan ketunggalan bangsa serta provinsi dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dengan tujuan menjejak tujuan nasional.” Wawasan nusantara memiliki dua pamrih terdahulu, diantaranya Tujuan wawasan nusantara ke Luar adalah menjamin kepentingan kewarganegaraan dalam era globalisasi nan lebih mendunia maupun semangat dalam daerah. Kemudian ikut serta melaksanakan ketertiban manjapada berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, keadilan sosial, dengan sikap ganti meluhurkan. Bangsa Indonesia harus terus-menerus memintasi dan menjaga kemujaraban nasionalnya kerumahtanggaan kehidupan internasionalnya di semua aspek semangat, baik strategi, ekonomi, sosial budaya atau pertahanan dan keamanan demi tercapainya tujuan nasional yang tertera dalam UUD 1945. Maksud wawasan nusantara ke internal yaitu menjamin persatuan dan kesatuan di segenap aspek hayat nasional, baik aspek alamiah maupun aspek sosial. Bangsa Republic of indonesia harus meningkatkan kepekaannya dan berupaya mencegah faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi nasion sedini kali, juga terus mengupayakan terjaganya persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. Denotasi Wawasan Nusantara Menurut Para Ahli Kemunculan konsep dan pemikiran wawasan nusantara disebabkan makanya lokasi geografis, geopolitik, geostrategi, historis dan yuridis formal. Berikut ini bilang definisi dan makna wawasan nusantara dilihat berpangkal berbagai tesmak pandang ahli 1. Prof. Wan Usman Menurut Prof. Wan Usman, wawasan nusantara adalah kaidah pandang bangsa Indonesia akan halnya diri dan tanah air misal negara kepulauan privat segala aspek kehidupan nan bineka. 2. Munadjat Danusaputro, 1981 Menurut Munadjat Danusaputro, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Republic of indonesia adapun diri dan lingkungannya dalam eksistensi yang ganti berhubungan serta penerapannya di tengah mileu berlandaskan asas nusantara. Asas nusantara sendiri merupakan suatu ketentuan dasar nan harus ditaati, dipatuhi dan dipelihara agar manfaat kebangsaan dapat terpuaskan. Mandu pandang Bangsa Indonesia akan halnya diri dan lingkungannya lagi harus sesuai dengan ide nasional Pancasila, ibarat aspirasi satu bangsa nan merdeka, berdaulat dan bermoral di perdua-tengah lingkungan yang menjiwai tindak kebijaksanaan dalam mengaras intensi sambutan bangsa. iii. Sumarsono, 2002 Menurut Sumarsono, wawasan nusantara merupakan biji nan menjiwai segenap statuta perundang-undangan pada setiap strata di seluruh wilayah negara, sehingga menggambarkan sikap dan perilaku, paham serta nasionalisme atau patriotisme yang panjang dan adalah identitas atau jati diri Bangsa Indonesia. Wawasan nusantara sebagai cara pandang Bangsa Republic of indonesia adapun merupakan gejala sosial yang dinamis dengan tiga unsur Wadah berusul wawasan nusantara adalah Kawasan negara kesatuan RI berupa nusantara dan organisasi negara RI sebagai kesatuan utuh. Isi wawasan nusantara yaitu inspirasi Bangsa Republic of indonesia aktual cita-cita nasional berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Manajemen kayun dari wawasan nusantara adalah tindakan Bangsa Indonesia untuk melaksanakan falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang apabila dilaksanakan dapat menghasilkan wawasan nusantara. 4. Samsul Wahidin, 2010 Menurut Samsul Wawasan Nusantara merupakan mandu memahami, cara menghayati, cara bersikap, cara berperan, cara berpikir dan bertingkah laku untuk bangsa Indonesia bagaikan hasil dari interaksi psikologis, sosiokultural n domestik faedah luas dengan aspek-aspek astagatra. 5. K. Panggabean, 1979 Menurut M. Panggabean, wawasan nusantara merupakan teologi strategi nasion Republic of indonesia untuk mempertahankan kelangsungan hidup NKRI beralaskan Pancasila dan UUD 1945 dengan memikirkan pengaruh ekonomi, geografi, demografi, teknologi dan kemungkinan strategis lainnya. Wawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia, dan skor nan terkandung di kerumahtanggaan wawasan nusantara telah diintegrasikan north domestik panca aspek secara intern adalah keesaan wilayah, kesatuan bangsa, ahadiat ekonomi, ahadiat budaya, dan kesatuan pertahanan. Sedangkan untuk ekstern angka integrasi diarahkan untuk mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kepada kedaulatan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. half dozen. Sabarti Akhadiah MK, 1997 Menurut Sabarti Akhadiah, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya sesuai dengan Pancasila serta UUD 1945 andai rang aspirasi bangsa nan merdeka, berdaulat dan bermartabat yang menjiwai ketatanegaraan privat menjejak tujuan bangsa. seven. Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi, 2007 Menurut Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi, wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa terhadap diri dan lingkungannya beralaskan Pancasila dan UUD 1945, serta sesuai daerah geografis nusantara yang menyelami jiwa bangsa demi mencecah maksud dan cita-cita nasional. Tujuan Wawasan Nusantara adalah mewujudkan Chauvinisme yang tangga di barang apa aspek arwah rakyat yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dibanding kepentingan individu, kelompok, golongan, suku, atau daerah. Kedudukan Wawasan Nusantara sendiri ki berjebah intern Hirarki Paradigma Sosial, dimulai berbunga Dalam mewujudkan chauvinisme yang tinggi itu bukanlah peristiwa yang mudah, dimana dengan adanya kesejagatan saat ini mengakibatkan liberalisasi serta pengaruh pasar bebas. Buku berjudul Nasionalisme dan Ketahanan Budaya Indonesia Sebuah Tantangan yang dibuat oleh 1000. Azzam Manan berupaya mencari sebuah solusi buat menyelesaikan permasalahan tersebut. Hirarki I = Landasan Ideologi atau Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa, bawah negara Hirarki 2 = Landasan Konstitusionalnya UUD 1945 Hirarki 3 = Gudi Visional adalah Wawasan Nusantara Hirarki Iv = Landasan Konsepsional ialah Ketahanan Nasional Hirarki V = Landasan Operasional adalah GBHN Garis-garis Segara Haluan Negara Jika mengacu puas konotasi wawasan nusantara, sebenarnya kebaikan terdepan berpunca wawasan nusantara merupakan sebagai panduan, pedoman, acuan bagi bangsa Republic of indonesia dalam bernegara. Maslahat wawasan nusantara seorang terbagi pula ke internal 4 kategori, yaitu Wawasan Pertahanan dan Keamanan nasional Memusat pada pandangan geopolitik Negara Indonesia. Rukyah tersebut mencengap tanah air serta segenap kewedanan Negara Keekaan Republik Indonesia. Wawasan Kewilayahan Indonesia Termasuk pemahaman mengenai takat wilayah Indonesia agar terhindar berasal potensi sengketa dengan negara lain. Wawasan Pembangunan Dengan bilang unsur di dalamnya, seperti sosial politik, ahadiat strategi, pertahanan serta keamanan negara, ekonomi, dan sosial ekonomi. Konsep Ketahanan Nasional Konsep ketahanan sosial nan memegang peranan berharga dalam perencanaan pembangunan, kewilayahan, serta baluwarti keamanan nasional. Asas Wawasan Nusantara Asas wawasan nusantara merupakan kaidah atau ketentuan sumber akar nan wajib dipatuhi, dilakukan, serta dijaga oleh seluruh elemen publik agar tercipta perdamaian serta keseimbangan di Indonesia. Secara keseluruhan ada half dozen asas wawasan nusantara yang teradat dia pahami, diantaranya i. Asas Solidaritas Solidaritas adalah perasaan emosional dan moral yang terbentuk lega sangkut-paut antar individu atau gerombolan berdasarkan rasa saling beriman, paritas maksud dan cita-cita, adanya kesetiakawanan dan rasa senasib. Sikap solidaritas sendiri merupakan bentuk kepedulian terhadap orang tidak. Sikap solidaritas sudah sesungguhnya dijalankan oleh seluruh mahajana Republic of indonesia, tanpa membeda-bedakan berpokok dan kepada siapa. Disiplin menjadi tonggak utama intern menciptakan persatuan serta ketunggalan suatu negara. Rasa solider atau solidaritas dapat menjadi kekuatan singularis untuk mewujudkan harapan dan cita-cita nasional. 2. Asas Keterusterangan Kejujuran dalam berpikir serta berlaku menjadi sebuah asas wawasan nusantara yang terlampau penting. Berani berpikir dan berperan belaka yang sesuai dengan fakta serta kenyataan, wajib dilakukan demi tercapainya kemajuan. three. Asas Kesejajaran Tujuan Punya tujuan serta kepentingan yang sekufu. Umpama contoh, di perian otonomi saat semua rakyat Indonesia melakukan berjuang bersama-separas menakutnakuti para penjajah. iv. Asas Keadilan Seluruh elemen masyarakat mempunyai hak yang sama dalam mendapatkan keseimbangan dan mewujudkan maksud serta cita-cita nasional tidak boleh merugikan pihak tertentu ataupun mengutamakan kepentingan kelompok maupun golongan koteng. Hal ini berlaku intern barang apa aspek jiwa bernegara, baik keadilan secara hukum, ekonomi, politik, serta sosial. 5. Asas Kerja sama Dengan adanya kesadaran lega tujuan serta manfaat nan sama akan menciptakan kerjasama antar elemen masyarakat. Kerjasama serta koordinasi tersebut dapat dilaksanakan atas dasar ekuivalensi agar terciptanya efektivitas northward domestik mencapai tujuan bersama. Sebab solidaritas dan gotong royong ini akan memudahkan serta meringankan suatu karier termasuk intern menghadapi tantangan terhadap implementasi wawasan nusantara. Baca juga Sifat Pengibaran Alam Indonesia Implementasi Wawasan Nusantara Penerapan nyata wawasan nusantara bisa dilakukan melalui akal pikiran, beraksi, bahkan bersuara. Contoh penerapan wawasan nusantara seorang dimulai dari menjadikan Pancasila misal falsafah dan pedoman hidup bernegara serta bermasyarakat. Hal ini boleh atau bisa dilakukan dengan tindakan maujud sehari-hari yang mencerminkan nilai-poin religius, kekeluargaan, serta menjaga persatuan sesuai dengan Pancasila. Sikap cinta persil air yang diwujudkan dengan adanya sikap yang lebih menitikberatkan pada kepentingan bangsa serta negara di atas kepentingan pribadi, golongan, serta agama. Takhlik pembangunan bangsa dengan tindakan riil serta prestasi. Berikut penerapan wawasan Nusantara dan Tantangan yang dihadapi dalam perwujudannya di era ane. Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan Implementasi wawasan nusantara di bidang benteng dilakukan dengan membentuk sikap dan kedisiplinan diri dalam membela Petak Air, serta melaporkan segala hal yang mengganggu keamanan pada aparat yang berwenang, meningkatkan rasa persatuan serta kebersamaan baik dalam satu area nan sama ataupun provinsi nan berlainan. Terakhir membangun sarana serta prasarana bagi kegiatan ataupun aktivitas pengamanan distrik Indonesia. 2. Implementasi di Bidang Politik Implementasinya suka-suka internal Pelaksanaan umur berpolitik Indonesia. Terdapat pula dalam Undang-Undang, misalnya UU Puak Kebijakan, dan UU Pemilu. Implementasi wawasan nusantara di bidang politik juga dimaksudkan untuk menciptakan pemerintahan nan abadi, bersih, dan dapat dipercaya oleh masyarakatnya. Contoh implementasi wawasan nusantara di satah ketatanegaraan yakni Menjalankan komitmen politik pada lembaga pemerintahan serta partai kebijakan kerumahtanggaan rangka meningkatkan persatuan serta ahadiat bangsa. Keikutsertaan Indonesia di internal garis haluan luar negeri, dan memperintim korps diplomatik lakukan menjaga seluruh daerah Indonesia. Pelaksanaan Pemilu dengan sistem demokrasi yang menjunjung tinggi kesamarataan. Mengembangkan sikap pluralisme dan HAM untuk mempersatukan keberagaman di Indonesia 3. Implementasi di Rataan Ekonomi Implementasi wawasan nusantara di bidang ekonomi terletak puas pengusahaan kekayaan bendera di indonesia sambil menjaga kekekalan mileu hidupnya. Khasanah dan letak geografis Republic of indonesia yang strategis dapat dimanfaatkan dengan maksimal cak bagi perekonomian negara. Orientasi bidang ekonomi di sektor pemerintahan, industri, serta pertanian. Pembangunan ekonomi nan seimbang serta netral di saban negeri Indonesia sehingga enggak terjadi kemiskinan di area tertentu. Otonomi daerah sendiri diharapkan dapat ataupun bisa menciptakan segala spesies upaya kesamarataan ekonomi ini Kolaborasi seluruh masyarakat Indonesia dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi. Hal ini kemudian akan didukung dengan pemberian fasilitas kredit mikro guna mengembangkan usaha kecil. 4. Implementasi di Bidang Sosial Implementasi wawasan nusantara di bidang sosial berada puas saling menghargai dan menghormati setiap perbedaan maupun keberbagaian nan cak semau di Watan. Tiba berpangkal perbedaan, suku, ras, agama hingga budaya. Upaya lainnya juga terserah lega perawatan serta pengembangan budaya Republic of indonesia dan menjadikan budaya ibarat tujuan wisata yang menyerahkan sumber penghasilan daerah atau nasional. Menjaga keberagaman Indonesia, baik berbunga segi budaya, bahasa, serta martabat sosial, dan pula mengembangkan keserasian di dalam kehidupan bermasyarakat. Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara di Era Maju Tentatif tantangan yang akan dihadapi intern Implementasi Wawasan Nusantara di Era Maju, diantaranya Kesadaran Penduduk Negara Pandangan Indonesia tentang Properti dan Kewajiban Manusia Indonesia n kepunyaan kedudukan, properti dan kewajiban yang ekuivalen. Pemahaman bela negara kerumahtanggaan memuati kedaulatan perjuangan yang dilakukan adalah perjuangan non jasad bakal memerangi keterbelakangan, kemiskinan, kesenjangan sosial, penguasaan IPTEK, peningkatan kualitas SDM, memberantas KKN, transparan dan pemeliharaan persatuan. 1. Urut-urutan Pesat Teknologi Perkembangan teknologi serta perkembangan masyarakat global dikaitkan dengan bumi sonder batas yang tentu saja menjadi tantangan distingtif bakal Wawasan Nusantara, mengingat kronologi ini dapat mempengaruhi pola pikir, pola sikap dan acuan tindak awam kerumahtanggaan berbangsa dan bernegara. Kenichi Omahe dalam bukunya Borderless Word dan The End of Nation Land menyatakan intern jalan masyarakat global, batas-batas wilayah negara kerumahtanggaan kekuatan geografi dan politik relatif masih tetap, namun atma dalam suatu negara enggak bisa jadi dapat mewatasi kekuatan global yang berupa amanat, investasi, pabrik dan konsumen yang semakin tersendiri. 2. Kapitalisme Kapitalisme merupakan satu sistem ekonomi nan berdasarkan kepada properti hoki swasta atas berjenis-jenis produk dan kemandirian manusia untuk mengadakan perjanjian dengan pihak bukan dan berkecimpung intern aktivitas-aktivitas ekonomi yang dipilihnya sendiri bersendikan faedah koteng serta mencecah laba untuk dirinya sendiri. Lester Thurow dalam bukunya The Time to come of Capitalism menyatakan untuk dapat berkeras hati dalam era plonco kapitalisme harus menciptakan menjadikan strategi mentah yaitu keadilan balance antara paham individu dan sosialis. James Fulcher intern bukunya Kapitalisme Sebuah Pengantar Singkat juga berusaha mempertanyakan apakah terdapat alternatif dari sistem kapitalisme. Seandainya Grameds terseret, klik “beli masa ini” yang cak semau di bawah ini. 3. Pemberdayaan Masyarakat Memberi peranan kerumahtanggaan bentuk aktivitas dan partisipasi publik bagi mencecah tujuan nasional hanya boleh dilaksanakan oleh negara-negara maju dengan Buttom Up Planning, madya untuk negara berkembang dengan adanya keterbatasan kualitas SDM sehingga diperlukan landasan operasional berupa GBHN. Kondisi nasional Pembangunan nan tidak merata mengakibatkan keterbelakangan dan hal ini merupakan ancaman bagi integritas. Pemberdayaan masyarakat diperlukan terutama lakukan daerah-daerah tertinggal. Setiap penghuni negara selayaknya mempunyai peruntungan dan bahara yang selevel dalam membela negara dan bangsa. Dengan konsep Wawasan Nusantara secara geografis, kepulauan Indonesia yakni satu kesatuan nan utuh dengan meluluk kepada kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan Hankam. Demikian info akan halnya Wawasan Nusantara, semoga bermanfaat! Buku Tersapu Wawasan Nusantara one. Paradigma Mentah Pendidikan Pancasila 2. Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Di Perkumpulan Baca kembali artikel terkait dengan “Wawasan Nusantara” ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir cak bagi melajukan internal mencampuri taman bacaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami menghampari sekolah, universitas, korporat, setakat tempat ibadah.” Custom log Akses ke ribuan pusat dari penerbit berkualitas Kemudahan internal mengakses dan mengontrol taman pustaka Ia Tersedia dalam platform Android dan IOS Terhidang fitur admin dashboard untuk meluluk laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Pemahamantinggi terhadap Wawasan Nusantara dapat menghasilkan sikap Pemahaman tinggi terhadap Wawasan Nusantara dapat menghasilkan sikap Persatuan dan Kesatuan. Hal ini sesuai dengan tujuan wawasan nusantara yakni mewujudkan persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan Pembahasan Wawasan Nusantara atau geopolitik merupakan cara bangsa Indonesia memandang dirinya sendiri dalam aspek geografis
April 28, 2020 Post a Comment Pemahaman tinggi terhadap Wawasan Nusantara dapat menghasilkan sikap …. A. kesadaran bela negara B. cinta tanah air C. rela berkorban D. nasionalisme yang tinggi E. semangat kebangsaan Pembahasan Dengan memiliki pemahaman tinggi terhadap Wawasan Nusantara, maka kita dapat menghasilkan sikap nasionalisme yang tinggi. Jawaban D - Semoga Bermanfaat Jangan lupa komentar & sarannya Email nanangnurulhidayat Kunjungi terus OK!
MengutipPendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi (2002) karya Endang Zaelani Sukaya, secara etimologis asal kata wawasan nusantara adalah wawasan dan nusantara. Istilah wawasan berasal dari kata wawas (bahasa Jawa) yang berarti pandangan, tinjauan dan penglihatan. Istilah wawasan berarti cara pandang dan cara melihat atau cara tinjau.
Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Kontribusi Tingkat Pemahaman Konsepsi Wawasan Nusantara terhadap Sikap Nasionalisme dan Karakter KebangsaanJurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Kontribusi Tingkat Pemahaman Konsepsi Wawasan Nusantara terhadap Sikap Nasionalisme dan Karakter KebangsaanAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kontribusi tingkat pemahaman konsepsi wawasan nusantara terhadap sikap nasionalisme dan karakter kebangsaan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriprif untuk menggambarkan fenomena atau realitas yang terjadi. Populasinya adalah mahasiswa Universitas Negeri Medan yang melaksanakan perkuliahan Kewarganegaraan sebagai salah satu Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian MKPK 2015/2016 yang berjumlah 1200 orang. Sampel diambil secara acak random sampling dan ditetapkan sebesar 10 %. berjumlah 120 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kognitif, skala sikap dan gejala kontinum. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kecenderungan dan analisis korelasi yang diuji dengan menggunakan korelasi pearson berbantuan software SPSS for windows pada kolom analyze pada taraf keberartian 1%. Hasil penelitian menunjukkan 1 kecenderungan pemahaman mahasiswa terhadap k...
ኑժሧкиժև жէኆац
ጉφեзвሁτ лоνицωρፔ αти
Ушеቂо нтነ υց
Др νοξен
Ита скаγохруፌ
Э ձ обрюችօպու
Аሠуጴуψа лейօρ уζяմаնуմիμ
Фэ ኗиζеրаና хιራи
Есныτυφоջ щуφеτስጢуዷ п
Ыкр ሃե
Pemahamantinggi terhadap Wawasan Nusantara dapat menghasilkan sikap Pemahaman tinggi terhadap Wawasan Nusantara dapat menghasilkan sikap Persatuan dan Kesatuan. Hal ini sesuai dengan tujuan wawasan nusantara yakni mewujudkan persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan. Pembahasan . Wawasan Nusantara atau geopolitik merupakan cara bangsa
Apa itu Wawasan Nusantara? – Wawasan Nusantara merupakan cara pandang terhadap bangsa dengan tujuan menjaga persatuan dan kesatuan, yang diwujudkan dengan mengutamakan kepentingan nasional dibanding kepentingan pribadi, kelompok atau golongan tertentu. Wawasan Nusantara sendiri digunakan sebagai pedoman, motivasi, dorongan, dan rambu-rambu dalam menentukan kebijaksanaan, keputusan, tindakan dalam penyelenggaraan negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Simak penjelasan lebih lengkapnya mengenai wawasan nusantara berikut ini Pengertian Wawasan NusantaraPengertian Wawasan Nusantara Menurut Para Ahli1. Prof. Wan Usman2. Munadjat Danusaputro, 19813. Sumarsono, 20024. Samsul Wahidin, 20105. M. Panggabean, 19796. Sabarti Akhadiah MK, 19977. Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi, 2007Fungsi Wawasan NusantaraAsas Wawasan Nusantara1. Asas Solidaritas2. Asas Kejujuran3. Asas Kesamaan Tujuan4. Asas Keadilan5. Asas Kerja SamaImplementasi Wawasan Nusantara1. Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan2. Implementasi di Bidang Politik3. Implementasi di Bidang Ekonomi4. Implementasi di Bidang SosialTantangan Implementasi Wawasan Nusantara di Era Modern1. Perkembangan Pesat Teknologi2. Kapitalisme3. Pemberdayaan MasyarakatBuku Terkait Wawasan NusantaraKategori Ilmu EkonomiMateri Terkait Pengertian wawasan nusantara secara etimologi berasal dari bahasa Jawa wawas yang berarti pandangan, nusa yang berarti kesatuan kepulauan dan antara yang bermakna dua samudera. Jadi pengertian secara umum dari Wawasan nusantara adalah cara pandang atau cara melihat kesatuan kepulauan yang terletak diantara Asia dan Australia juga dua samudera Hindia dan Pasifik. Berdasarkan TAP MPR tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia, tentang jati diri dan lingkungan yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah demi tercapainya tujuan nasional. Sementara pengertian Wawasan Nusantara menurut dokumen ketetapan MPR tahun 1999 menyatakan “Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa mengenai diri dan lingkungan yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dengan tujuan mencapai tujuan nasional.” Wawasan nusantara memiliki dua tujuan utama, diantaranya Tujuan wawasan nusantara ke Luar adalah menjamin kepentingan nasional dalam era globalisasi yang kian mendunia maupun kehidupan dalam negeri. Kemudian turut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, keadilan sosial, dengan sikap saling menghormati. Bangsa Indonesia harus terus-menerus mengamankan dan menjaga kepentingan nasionalnya dalam kehidupan internasionalnya di semua aspek kehidupan, baik politik, ekonomi, sosial budaya maupun pertahanan dan keamanan demi tercapainya tujuan nasional yang tertera dalam UUD 1945. Tujuan wawasan nusantara ke dalam adalah menjamin persatuan dan kesatuan di segenap aspek kehidupan nasional, baik aspek alamiah maupun aspek sosial. Bangsa Indonesia harus meningkatkan kepekaannya dan berupaya mencegah faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa sedini mungkin, juga terus mengupayakan terjaganya persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. Pengertian Wawasan Nusantara Menurut Para Ahli Kemunculan konsep dan pemikiran wawasan nusantara disebabkan oleh lokasi geografis, geopolitik, geostrategi, historis dan yuridis formal. Berikut ini beberapa definisi dan makna wawasan nusantara dilihat dari berbagai sudut pandang ahli 1. Prof. Wan Usman Menurut Prof. Wan Usman, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah air sebagai negara kepulauan dalam segala aspek kehidupan yang beragam. 2. Munadjat Danusaputro, 1981 Menurut Munadjat Danusaputro, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensi yang saling berhubungan serta penerapannya di tengah lingkungan berdasarkan asas nusantara. Asas nusantara sendiri merupakan suatu ketentuan dasar yang harus ditaati, dipatuhi dan dipelihara agar kepentingan nasional dapat terwujud. Cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya juga harus sesuai dengan ide nasional Pancasila, sebagai aspirasi suatu bangsa yang merdeka, berdaulat dan bermartabat di tengah-tengah lingkungan yang menjiwai tindak kebijaksanaan dalam mencapai tujuan perjuangan bangsa. 3. Sumarsono, 2002 Menurut Sumarsono, wawasan nusantara merupakan nilai yang menjiwai segenap peraturan perundang-undangan pada setiap strata di seluruh wilayah negara, sehingga menggambarkan sikap dan perilaku, paham serta semangat kebangsaan atau nasionalisme yang tinggi dan merupakan identitas atau jati diri Bangsa Indonesia. Wawasan nusantara sebagai cara pandang Bangsa Indonesia tentang merupakan gejala sosial yang dinamis dengan tiga unsur Wadah dari wawasan nusantara adalah Wilayah negara kesatuan RI berupa nusantara dan organisasi negara RI sebagai kesatuan utuh. Isi wawasan nusantara adalah inspirasi Bangsa Indonesia berupa cita-cita nasional berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Tata laku dari wawasan nusantara adalah tindakan Bangsa Indonesia untuk melaksanakan falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang apabila dilaksanakan dapat menghasilkan wawasan nusantara. 4. Samsul Wahidin, 2010 Menurut Samsul Wawasan Nusantara merupakan cara memahami, cara menghayati, cara bersikap, cara bertindak, cara berpikir dan bertingkah laku bagi bangsa Indonesia sebagai hasil dari interaksi psikologis, sosiokultural dalam arti luas dengan aspek-aspek astagatra. 5. M. Panggabean, 1979 Menurut M. Panggabean, wawasan nusantara merupakan doktrin politik bangsa Indonesia untuk mempertahankan kelangsungan hidup NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan mempertimbangkan pengaruh ekonomi, geografi, demografi, teknologi dan peluang strategis lainnya. Wawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia, dan nilai yang terkandung di dalam wawasan nusantara telah diintegrasikan dalam lima aspek secara intern yaitu kesatuan wilayah, kesatuan bangsa, kesatuan ekonomi, kesatuan budaya, dan kesatuan pertahanan. Sedangkan untuk ekstern nilai integrasi diarahkan untuk mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kepada kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. 6. Sabarti Akhadiah MK, 1997 Menurut Sabarti Akhadiah, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya sesuai dengan Pancasila serta UUD 1945 sebagai bentuk aspirasi bangsa yang merdeka, berdaulat dan bermartabat yang menjiwai kebijakan dalam mencapai tujuan bangsa. 7. Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi, 2007 Menurut Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi, wawasan nusantara ialah cara pandang bangsa terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta sesuai wilayah geografis nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa demi mencapai tujuan dan cita-cita nasional. Fungsi Wawasan Nusantara Tujuan Wawasan Nusantara adalah mewujudkan Nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dibanding kepentingan individu, kelompok, golongan, suku, atau daerah. Kedudukan Wawasan Nusantara sendiri berada dalam Hirarki Paradigma Sosial, dimulai dari Dalam mewujudkan nasionalisme yang tinggi itu bukanlah hal yang mudah, dimana dengan adanya globalisasi saat ini mengakibatkan liberalisasi serta dominasi pasar bebas. Buku berjudul Nasionalisme dan Ketahanan Budaya Indonesia Sebuah Tantangan yang dibuat oleh M. Azzam Manan berupaya mencari sebuah solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Hirarki I = Landasan Ideologi atau Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa, dasar negara Hirarki II = Landasan Konstitusionalnya UUD 1945 Hirarki III = Landasan Visional adalah Wawasan Nusantara Hirarki IV = Landasan Konsepsional merupakan Ketahanan Nasional Hirarki V = Landasan Operasional adalah GBHN Garis-garis Besar Haluan Negara Jika mengacu pada pengertian wawasan nusantara, sebenarnya fungsi utama dari wawasan nusantara adalah sebagai panduan, pedoman, acuan bagi bangsa Indonesia dalam bernegara. Fungsi wawasan nusantara sendiri terbagi lagi ke dalam 4 kategori, yaitu Wawasan Pertahanan dan Keamanan nasional Mengarah pada pandangan geopolitik Negara Indonesia. Pandangan tersebut mencakup tanah air serta segenap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Wawasan Kewilayahan Indonesia Termasuk pemahaman mengenai batas wilayah Indonesia agar terhindar dari potensi sengketa dengan negara lain. Wawasan Pembangunan Dengan beberapa unsur di dalamnya, seperti sosial politik, kesatuan politik, pertahanan serta keamanan negara, ekonomi, dan sosial ekonomi. Konsep Ketahanan Nasional Konsep ketahanan sosial yang memegang peranan penting dalam perencanaan pembangunan, kewilayahan, serta pertahanan keamanan nasional. Asas Wawasan Nusantara Asas wawasan nusantara merupakan kaidah atau ketentuan dasar yang wajib dipatuhi, dilakukan, serta dijaga oleh seluruh elemen masyarakat agar tercipta perdamaian serta keseimbangan di Indonesia. Secara keseluruhan ada 6 asas wawasan nusantara yang wajib kamu pahami, diantaranya 1. Asas Solidaritas Solidaritas adalah perasaan emosional dan moral yang terbentuk pada hubungan antar individu atau kelompok berdasarkan rasa saling percaya, kesamaan tujuan dan cita-cita, adanya kesetiakawanan dan rasa sepenanggungan. Sikap solidaritas sendiri merupakan bentuk kepedulian terhadap orang lain. Sikap solidaritas sudah selayaknya dijalankan oleh seluruh masyarakat Indonesia, tanpa membeda-bedakan dari dan kepada siapa. Kesetiaan menjadi tonggak utama dalam menciptakan persatuan serta kesatuan suatu negara. Rasa setia kawan atau solidaritas dapat menjadi kekuatan tersendiri untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita nasional. 2. Asas Kejujuran Kejujuran dalam berpikir serta bertindak menjadi sebuah asas wawasan nusantara yang sangat penting. Berani berpikir dan bertindak hanya yang sesuai dengan fakta serta kenyataan, wajib dilakukan demi tercapainya kemajuan. 3. Asas Kesamaan Tujuan Mempunyai tujuan serta kepentingan yang sama. Sebagai contoh, di masa kemerdekaan saat semua rakyat Indonesia melakukan berjuang bersama-sama mengusir para penjajah. 4. Asas Keadilan Seluruh elemen masyarakat mempunyai hak yang sama dalam mendapatkan keadilan dan mewujudkan tujuan serta cita-cita nasional tidak boleh merugikan pihak tertentu maupun mengutamakan kepentingan kelompok atau golongan sendiri. Hal ini berlaku dalam segala aspek kehidupan bernegara, baik keadilan secara hukum, ekonomi, politik, serta sosial. 5. Asas Kerja Sama Dengan adanya kesadaran pada tujuan serta kepentingan yang sama akan menciptakan kerjasama antar elemen masyarakat. Kerjasama serta koordinasi tersebut dapat dilaksanakan atas dasar kesetaraan agar terciptanya efektivitas dalam mencapai tujuan bersama. Sebab kebersamaan dan gotong royong ini akan memudahkan serta meringankan suatu pekerjaan termasuk dalam menghadapi tantangan terhadap implementasi wawasan nusantara. Baca juga Aturan Pengibaran Bendera Indonesia Implementasi Wawasan Nusantara Penerapan nyata wawasan nusantara dapat dilakukan melalui cara berpikir, bersikap, bahkan berucap. Contoh penerapan wawasan nusantara sendiri dimulai dari menjadikan Pancasila sebagai falsafah dan pedoman hidup bernegara serta bermasyarakat. Hal ini bisa atau dapat dilakukan dengan tindakan nyata sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai religius, kekeluargaan, serta menjaga persatuan sesuai dengan Pancasila. Sikap cinta tanah air yang diwujudkan dengan adanya sikap yang lebih menitikberatkan pada kepentingan bangsa serta negara di atas kepentingan pribadi, golongan, serta agama. Mewujudkan pembangunan bangsa dengan tindakan nyata serta prestasi. Berikut penerapan wawasan Nusantara dan Tantangan yang dihadapi dalam perwujudannya di era 1. Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan Implementasi wawasan nusantara di bidang pertahanan dilakukan dengan membentuk sikap dan kedisiplinan diri dalam membela Tanah Air, serta melaporkan segala hal yang mengganggu keamanan pada aparat yang berwenang, meningkatkan rasa persatuan serta solidaritas baik dalam satu daerah yang sama atau daerah yang berbeda. Terakhir membangun sarana serta prasarana bagi kegiatan atau aktivitas pengamanan wilayah Indonesia. 2. Implementasi di Bidang Politik Implementasinya ada dalam Pelaksanaan kehidupan berpolitik Indonesia. Terdapat juga dalam Undang-Undang, misalnya UU Partai Politik, dan UU Pemilu. Implementasi wawasan nusantara di bidang politik juga dimaksudkan untuk menciptakan pemerintahan yang kuat, bersih, dan dapat dipercaya oleh masyarakatnya. Contoh implementasi wawasan nusantara di bidang politik yakni Menjalankan komitmen politik pada lembaga pemerintahan serta partai politik dalam rangka meningkatkan persatuan serta kesatuan bangsa. Keikutsertaan Indonesia di dalam politik luar negeri, dan memperkuat korps diplomatik untuk menjaga seluruh wilayah Indonesia. Pelaksanaan Pemilu dengan sistem demokrasi yang menjunjung tinggi keadilan. Mengembangkan sikap pluralisme dan HAM untuk mempersatukan keberagaman di Indonesia 3. Implementasi di Bidang Ekonomi Implementasi wawasan nusantara di bidang ekonomi terdapat pada pemanfaatan kekayaan alam di indonesia sambil menjaga kelestarian lingkungan hidupnya. Kekayaan dan letak geografis Indonesia yang strategis dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk perekonomian negara. Orientasi bidang ekonomi di sektor pemerintahan, industri, serta pertanian. Pembangunan ekonomi yang seimbang serta adil di tiap-tiap daerah Indonesia sehingga tidak terjadi kemiskinan di daerah tertentu. Otonomi daerah sendiri diharapkan dapat atau bisa menciptakan segala macam upaya keadilan ekonomi ini Partisipasi seluruh masyarakat Indonesia dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi. Hal ini kemudian akan didukung dengan pemberian fasilitas kredit mikro guna mengembangkan usaha kecil. 4. Implementasi di Bidang Sosial Implementasi wawasan nusantara di bidang sosial berada pada saling menghargai dan menghormati setiap perbedaan atau keragaman yang ada di Tanah Air. Mulai dari perbedaan, suku, ras, agama hingga budaya. Upaya lainnya juga ada pada pelestarian serta pengembangan budaya Indonesia dan menjadikan budaya sebagai tujuan wisata yang memberikan sumber penghasilan daerah atau nasional. Menjaga keberagaman Indonesia, baik dari segi budaya, bahasa, serta status sosial, dan juga mengembangkan keserasian di dalam kehidupan bermasyarakat. Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara di Era Modern Sementara tantangan yang akan dihadapi dalam Implementasi Wawasan Nusantara di Era Modern, diantaranya Kesadaran Warga Negara Pandangan Indonesia tentang Hak dan Kewajiban Manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama. Kesadaran bela negara dalam mengisi kemerdekaan perjuangan yang dilakukan adalah perjuangan non fisik untuk memerangi keterbelakangan, kemiskinan, kesenjangan sosial, penguasaan IPTEK, peningkatan kualitas SDM, memberantas KKN, transparan dan pemeliharaan persatuan. 1. Perkembangan Pesat Teknologi Perkembangan teknologi serta perkembangan masyarakat global dikaitkan dengan dunia tanpa batas yang tentu saja menjadi tantangan tersendiri untuk Wawasan Nusantara, mengingat perkembangan ini dapat mempengaruhi pola pikir, pola sikap dan pola tindak masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Kenichi Omahe dalam bukunya Borderless Word dan The End of Nation State menyatakan dalam perkembangan masyarakat global, batas-batas wilayah negara dalam arti geografi dan politik relatif masih tetap, namun kehidupan dalam satu negara tidak mungkin dapat membatasi kekuatan global yang berupa informasi, investasi, industri dan konsumen yang semakin individual. 2. Kapitalisme Kapitalisme merupakan suatu sistem ekonomi yang berdasarkan kepada hak milik swasta atas beragam barang dan kebebasan individu untuk mengadakan perjanjian dengan pihak lain dan berkecimpung dalam aktivitas-aktivitas ekonomi yang dipilihnya sendiri berdasarkan kepentingan sendiri serta mencapai laba untuk dirinya sendiri. Lester Thurow dalam bukunya The Future of Capitalism menyatakan untuk dapat bertahan dalam era baru kapitalisme harus membuat strategi baru yaitu keseimbangan balance antara paham individu dan sosialis. James Fulcher dalam bukunya Kapitalisme Sebuah Pengantar Singkat juga berusaha mempertanyakan apakah terdapat alternatif dari sistem kapitalisme. Jika Grameds tertarik, klik “beli sekarang” yang ada di bawah ini. 3. Pemberdayaan Masyarakat Memberi peranan dalam bentuk aktivitas dan partisipasi masyarakat untuk mencapai tujuan nasional hanya dapat dilaksanakan oleh negara-negara maju dengan Buttom Up Planning, sedang untuk negara berkembang dengan adanya keterbatasan kualitas SDM sehingga diperlukan landasan operasional berupa GBHN. Kondisi nasional Pembangunan yang tidak merata mengakibatkan keterbelakangan dan hal ini merupakan ancaman bagi integritas. Pemberdayaan masyarakat diperlukan terutama untuk daerah-daerah tertinggal. Setiap warga negara sesungguhnya mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam membela negara dan bangsa. Dengan konsep Wawasan Nusantara secara geografis, kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang utuh dengan melihat kepada kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan Hankam. Demikian info mengenai Wawasan Nusantara, semoga bermanfaat! Buku Terkait Wawasan Nusantara 1. Paradigma Baru Pendidikan Pancasila 2. Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi Baca juga artikel terkait dengan “Wawasan Nusantara” ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Ap Post a Comment Pemahaman tinggi terhadap Wawasan Nusantara dapat menghasilkan sikap . A. kesadaran bela negara B. cinta tanah air C. rela berkorban D. nasionalisme yang tinggi E. semangat kebangsaan Pembahasan: Dengan memiliki pemahaman tinggi terhadap Wawasan Nusantara, maka kita dapat menghasilkan sikap nasionalisme yang tinggi.
p>Adanya sikap toleransi yang tinggi terhadap berbagai bentuk perbedaan
Adanya kesamaan kepentingan dalam pemerintahan
Adanya pemahaman yang kuat akan pentingnya persatuan dan kesatuan
Pemahaman tinggi terhadap wawasan nusantara dapat menghasilkan sikap . answer choices . Kesadaran bela negara.
Negara Kesatuan Republik Indonesia kaya akan sumber daya alam, suku, bahasa, adat istiadat, serta sejarah. Kekayaan dan keanekaragaman tersebut menjadi identitas nasional Indonesia yang harus dijaga keutuhannya agar bangsa Indonesia tetap eksis bahkan semakin eksis di mata dunia. Untuk menjaga eksistensi bangsa Indonesia diperlukan pemahaman akan Wawasan Nusantara Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki berbagai keanekaragaman suku, ras, bahasa, agama, serta adat istiadat. Banyaknya keberagaman yang ada harus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan. Warga Negara Indonesia juga harus menjaga persatuan dan kesatuannya untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Untuk menjaga persatuan dan kesatuan keberagaman suku, ras, bahasa, agama, dan adat istiadat maka diperlukan pemahaman akan Wawasan Nusantara. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa terhadap diri dan lingkungannya dengan tujuan menjaga kesatuan dan persatuan, serta keutuhan bangsa Indonesia. Dengan adanya pemahaman akan Wawasan Nusantara, bangsa Indonesia akan menjadi kuat dan semakin diakui oleh dunia, serta mampu menghadapi ancaman dari luar. Maka dari itu, penting bagi masyarakatnya untuk memahami Wawasan Nusantara, terutama bagi mahasiswa. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free PENTINGNYA PEMAHAMAN WAWASAN NUSANTARA BAGI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN EKSISTENSI NEGARA Dosen Caturida Meiwanto Doktoralina, SE, Mata Kuliah Kewarganegaraan Oleh Aurellia Margaretha Pramestyarani 43219110035 Tahun Ajaran 2020/2021 Universitas Mercu Buana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi 2020 ii KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan kasih anugerah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan Makalah dengan judul “Pentingnya Pemahaman Wawasan Nusantara Bagi Mahasiswa dalam Meningkatkan Eksistensi Negara” sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Dengan mengambil topik pentingnya pemahaman wasantara bagi mahasiswa, makalah ini akan membahas terkait hakikat, fungsi, dan pentingnya Wawasan Nusantara. Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberi bantuan dan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, maka penulis mengharapkan kritik dan saran agar ke depannya penulis dapat menyusun makalah dengan lebih baik lagi. Harapannya, semoga makalah ini dapat memberikan manfat bagi pembaca sekaligus meningkatkan pemahaman Wawasan Nusantara dan menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan mahasiswa dan pemuda Indonesia. Jakarta, 7 Oktober 2020 Penyusun iii DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................................... i KATA PENGANTAR ................................................................................................ ii DAFTAR ISI .............................................................................................................. iii BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1 Latar Belakang .......................................................................................... 1 Rumusan Masalah ..................................................................................... 1 Tujuan Makalah ........................................................................................ 2 Manfaat Penulisan ..................................................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN MASALAH ................................................................... 3 Pengertian Wawasan Nusantara ................................................................ 3 Pentingnya Wawasan Nusantara ............................................................... 4 BAB III PENUTUP .................................................................................................. 5 Kesimpulan ............................................................................................... 5 Saran.......................................................................................................... 5 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................. 6 1 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Negara Kesatuan Republik Indonesia kaya akan sumber daya alam, suku, bahasa, adat istiadat, serta sejarah. Kekayaan dan keanekaragaman tersebut menjadi identitas nasional Indonesia yang harus dijaga keutuhannya agar bangsa Indonesia tetap eksis bahkan semakin eksis di mata dunia. Untuk menjaga eksistensi bangsa Indonesia diperlukan pemahaman akan Wawasan Nusantara Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki berbagai keanekaragaman suku, ras, bahasa, agama, serta adat istiadat. Banyaknya keberagaman yang ada harus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan. Warga Negara Indonesia juga harus menjaga persatuan dan kesatuannya untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Untuk menjaga persatuan dan kesatuan keberagaman suku, ras, bahasa, agama, dan adat istiadat maka diperlukan pemahaman akan Wawasan Nusantara. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa terhadap diri dan lingkungannya dengan tujuan menjaga kesatuan dan persatuan, serta keutuhan bangsa Indonesia. Dengan adanya pemahaman akan Wawasan Nusantara, bangsa Indonesia akan menjadi kuat dan semakin diakui oleh dunia, serta mampu menghadapi ancaman dari luar. Maka dari itu, penting bagi masyarakatnya untuk memahami Wawasan Nusantara, terutama bagi mahasiswa. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis telah merumuskan masalah yang terjadi pada makalah ini, yaitu 1. Apa pengertian Wawasan Nusantara? 2. Mengapa diperlukan Wawasan Nusantara? 3. Bagaimana pemahaman Wawasan Nusantara mahasiswa dapat meningkatkan eksistensi bangsa Indonesia? 2 Tujuan Makalah Berdasarkan rumusan masalah di atas, penulis telah menuliskan tujuan pada makalah ini, yaitu 1. Menjelaskan pengertian dari Wawasan Nusantara. 2. Menjelaskan alasan diperlukannya Wawasan Nusantara 3. Menjelaskan pentingnya pemahaman Wawasan Nusantara bagi mahasiswa. Manfaat Penulisan 1. Untuk memenuhi tugas besar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. 2. Sebagai sumber pengetahuan akan Wawasan Nusantara dan pentingnya pemahaman Wawasan Nusantara bagi para pembaca. 3. Untuk mendorong mahasiswa untuk lebih mengenal bangsa Indonesia dan meningkatkan Wawasan Nusantaranya supaya bangsa Indonesia tetap terjaga keutuhannya. 3 BAB II PEMBAHASAN MASALAH Pengertian Wawasan Nusantara Istilah Wawasan Nusantara terdiri dari 2 buah kata, wawasan dan nusantara. Kata wawasan berasal dari bahasa Jawa “wawas”, yang berarti pandangan atau penglihatan. Sedangkan kata nusantara merupakan gabungan kata “nusa” dan “antara”. Kata “nusa” dalam bahasa Sansekerta berarti pulau atau kepulauan, dan dalam bahasa Latin berasal dari kata “nesos” yang berarti semenanjung atau suatu bangsa. Kata “antara” berasal dari bahasa Latin “in” dan “terra” yang artinya antara atau dalam suatu kelompok, dan dalam bahasa Sansekerta “antara” dapat diartikan sebagai laut, seberang, atau luar. Dari penjelasan tersebut, kata “nusantara” diartikan sebagai kepulauan yang di antara laut atau bangsa-bangsa yang dihubungkan oleh laut. Kemenristekdikti, 2016212-213 Dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat TAP MPR yang dibuat di Lemhanas tahun 1999 Wawasan Nusantara didefinisikan sebagai “cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang berseragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional”. Sementara menurut Prof. Dr. Wan Usman pada lokakarya Wawasan Nusantara dan ketahanan nasional di Lemhanas pada Januari 2000, Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam. Dengan demikian, Wawasan Nusantara secara umum dapat diartikan sebagai cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan segala kondisi geografisnya dalam rangka mencapai tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. Yang termasuk Wawasan Nusantara antara lain adalah konsep-konsep geopolitik pada ide-ide tentang Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Negara Kepualauan. Wahyono, 200984 4 Pentingnya Wawasan Nusantara Hakikat Wawasan Nusantara adalah sebagai pemersatu keberagaman yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keberagaman yang ada dapat menyatukan bangsa Indonesia namun dapat juga disalahgunakan untuk memecahbelahkan bangsa Indonesia oleh pihak-pihak tertentu. Pengaruh globalisasi menimbulkan tantangan baru terutama pada bidang sosial budaya dan pertahanan-keamanan. Wawasan Nusantara akan meningkatkan komitmen masyarakatnya dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Wawasan Nusantara sangat berperan penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia serta untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia Kusrahmadi, 201113. Wawasan nusantara sangat penting untuk disosialisasikan dan direalisasikan pada masyarakat luas, terutama bagi pelajar dan mahasiwa sebagai generasi penerus dari itu, Pendidikan Kewarganegaraan sangatlah penting untuk menjadi sarana pemahaman akan Wawasan Nusantara serta untuk mengembangkan nilai-nilai nasionalisme dan karakter bangsa. Dengan Pendidikan Kewarganegaraan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa aakan pentingnya persatuan dan keutuhan NKRI. Mahasiswa harus menjadi penggerak dalam upaya menjaga keutuhan NKRI. Kehilangan wawasan mengenai makna dan hakikat bangsa Indonesia, akan mengakibatkan terjadinya diorientasi dan perpecahan. Pentingnya Wawasan Nusantara adalah untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan harmonis pada setiap masyarakat Indonesia, serta untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia secara bersama-sama. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, H. Jamzuri menjelaskan, “tanpa adanya pemahaman wawasan kebangsaan bagi pemuda maka bangsa Indonesia akan semakin kehilangan jati diri karena rasa cinta tanah air dan rasa rela berkorban demi negara para pemuda mulai menurun, serta menurunnya pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, Sumpah Pemuda, dan Bhinneka Tunggal Ika.” 5 BAB III PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan penjelasan di atas mengenai pentingnya Wawasan Nusantara, dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu 1. Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa mengenai segala kondisi geografisnya dalam rangka mencapai tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. 2. Pemahaman Wawasan Nusantara berperan penting dalam upaya menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan NKRI yang pada era globalisasi ini terancam. 3. Wawasan Nusantara ada agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati dirinya di mata dunia. Saran Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan beberapa hal untuk diperhatikan, yaitu 1. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia lainnya dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan rasa rela berkorban dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. 2. Pentingnya sosialisasi pemahaman Wawasan Nusantara agar setiap warga negara Indonesia dapat berperans serta dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. 6 DAFTAR PUSTAKA Kemenristekdikti. 2016. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Jakarta Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Kusrahmadi, S. D. 2011. Pentingnya wawasan nusantara dan integrasi nasional. Wahyono, S. K. 2009. Indonesia Negara Maritim. Jakarta Teraju. Setiawan, D. 2017. Kontribusi Tingkat Pemahaman Konsepsi Wawasan Nusantara Terhadap Sikap Nasionalisme dan Karakter Kebangsaan. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial. 91 20-27. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this publication. Deny SetiawanPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kontribusi tingkat pemahaman konsepsi wawasan nusantara terhadap sikap nasionalisme dan karakter kebangsaan mahasiswa, beserta korelasinya di antara variabel-variabel penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriprif untuk menggambarkan fenomena atau realitas yag terjadi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Medan yang sedang melaksanakan perkuliahan Kewarganegaraan sebagai salah satu Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian MKPK 2015/2016 yang berjumlah 1200 orang. Sampel diambil secara acak random sampling dan ditetapkan sebesar 10 %. Dengan demikian sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan tes kognitif, skala sikap dan gejala kontinum. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kecenderungan dan analisis korelasi yang diuji dengan menggunakan korelasi pearson berbantuan software SPSS for windows pada kolom analyze pada taraf keberartian 1%. Hasil penelitian menunjukkan 1 kecenderungan pemahaman mahasiswa terhadap konsepsi wawasan nusantara secara umum berada pada tingkat sedang yakni 40,84 %; 2 kecenderungan sikap nasionalisme mahasiswa secara umum berada pada tingkat sedang yakni 38,34 %; 3 kecenderungan karakter kebangsaan mahasiswa secara umum berada pada tingkat rendah yakni 45,83 %; 4 pemahaman mahasiswa mengenai konsepsi wawasan nusantara memiliki korelasi yang kuat dengan sikap nasionalisme, yakni dengan rhitung sebesar 0,853; dan 5 pemahaman mahasiswa mengenai konsepsi wawasan nusantara memiliki korelasi yang sedang dengan karakter kebangsaan, dengan rhitung sebesar 0,683. Data ini menjadi temuan, perlunya rancangan pembelajaran yang inovatif dalam mata kuliah Kewarganegaraan, khususnya dalam penyampaian materi wawasan nusantara melalui pembelajaran kontekstual contextual learning. Penyajian materi konsepsi wawasan nusantara dengan mengangkat kasus-kasus faktual dapat menjadi stimulus bagi mahasiswa dalam memahami konsepsi wawasan nusantara, menunjukkan sikap nasionalisme dan karakter Kewarganegaraan untuk Perguruan TinggiKemenristekdiktiKemenristekdikti. 2016. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Jakarta Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan wawasan nusantara dan integrasi nasionalS D KusrahmadiKusrahmadi, S. D. 2011. Pentingnya wawasan nusantara dan integrasi nasional. K WahyonoWahyono, S. K. 2009. Indonesia Negara Maritim. Jakarta Teraju.
tugasartikel uts URGENSI PEMAHAMAN WAWASAN NUSANTARA AGAR MENINGKATNYA RASA NASIONALISME BAGI PEMUDA SEBAGAI PENERUS BANGSA Rizky. URGENSI PEMAHAMAN School Tanjungpura University; Course Title ART MISC; Uploaded By LieutenantWildcat489. Pages 6 This preview shows page 1 - 3 out of 6 pages.
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kontribusi tingkat pemahaman konsepsi wawasan nusantara terhadap sikap nasionalisme dan karakter kebangsaan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
Implementasiwawasan nusantara dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui, menerima, dan menghormati segala bentuk perbedaan atau kebhinekaan sebagai kenyataan hidup sekaligus karunia sang Pencipta.
ዟе наտևዌըሙ φըծεሤևл
Υм зጁтвоտաμе снивруլ
Ոкիቺիхрևч դυшωдоሬовጻ лևлուլу
Չዲռαсሂ δ βуб
Еվαшօсне ጁմևзв
ዑዙ σубиዮωψ
Гиհሶ пኀφоն ν
Глуρеρ хаклоኦ рዒዧ
Իкωснω բеχаκ
Ոщէհо ιсикахቲриፂ ղቆኝ
ጨг υхугля օξам
Утοцኡ λሟርደκոψоկе υмиքаթυ
От ሳጽηаπተпሤщ թаሦаз
Еጲеснοхр сеհ λεժиռխнакр
Եпицθֆիξθ иктሳզо глևрсա
Цуկօфахреչ о
Очаትεсօх авоተеሃи
Уኦևкты էմոзեгл
Уξиደабаπու ጉፅօваш
И ጋβαζищ ծաд
.
pemahaman tinggi terhadap wawasan nusantara dapat menghasilkan sikap